Sistem sosial budaya masyarakat Indonesia dalam kurikulum pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial tingkat menengah pertama

Rohani Rohani(1), Ishak Abdulhak(2), As'ari Djohar(3), M. Fahli Zatrahadi(4),
(1) Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau  Indonesia
(2) Universitas Pendidikan Indonesia  Indonesia
(3) Universitas Pendidikan Indonesia  Indonesia
(4) Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau  Indonesia

Corresponding Author


DOI : https://doi.org/10.29210/157200

Full Text:    Language : en

Abstract


Education has a very close relationship to the change of values and culture, therefore in order to achieve the purity of the culture, education needs to form a strong individual person, in order to achieve a golden Indonesia by not softening existing values and cultures. Therefore, it is important to conduct this research aiming to find out the socio-cultural system of the Indonesian people in the social science learning curriculum for the junior secondary level in the province of Riau. This study uses descriptive evaluative design with mixed method type that mixed method. Purposive smpling is a sampling technique used by researchers, with several stages of data collection including: observation, interview, documentation and questionnaires. After research and results were obtained that the 2013 curriculum is better used in junior high school students compared to KTSP, by using the 2013 curriculum and a qualified strategy in the learning process can increase students' curiosity towards learning and social problems in the environment, students can understand the learning well and deeper into the value of Malay culture.

References


Departemen Pendidikan Nasional. (2007). Naskah Akademik Kajian Kebijakan Kurikulum Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Jakarta: Badan Penelitian Dan Pengembangan Pusat Kurikulum.

Endayani, Henni. 2017. “Pengembangan Materi Ajar Ilmu Pengetahuan Sosial.” IJTIMAIYAH Jurnal Ilmu Sosial Dan Budaya 1(1).

Hendrastomo, G. (2007). Nasionalisme vs Globalisasi ‘Hilangnya’ Semangat Kebangsaan dalam Peradaban Modern Oleh : Grendi Hendrastomo 1. Jurnal Kajian Sosiologi, I(1), 1–11.

Hermawan, I. (2019). Metodologi Penelitian Pendidikan (Kualitatif, Kuantitatif dan Mixed Method). Jakarta: Hidayatul Quran.

Kholis, N. (2014). Paradigma Pendidikan Islam Dalam Undang-undang Sisdiknas 2003. Jurnal Kependidikan, 2(1), 71–85.

Mitayani, N. A., Suwanli, R., & Wijaya, M. I. (2016). Model Sekolah Berbasis Budaya di SMP Negeri 3 Banguntapan Bantul. Pelita-Jurnal Penelitian Mahasiswa UNY, 11(2).

Nahak, H. M. . (2019). Upaya Melestarikan Budaya Indonesia Di Era Globalisasi. Jurnal Sosiologi Nusantara, 5(1), 65–76. https://doi.org/10.33369/jsn.5.1.65-76

Ningsih, T. (2019). Tradisi Saparan Dalam Budaya Masyarakat Jawa Di Lumajang Tutuk. Kajian Islam Dan BUdaya, 17, no 1, 79–93. https://doi.org/10.24090/IBDA.V17i1.1740

Nugrahani, F., & Hum, M. (2014). Metode penelitian kualitatif. Solo: Cakra Books.

Poerwati, T., & Endarwati, M. C. (2019). Perubahan Sosial Budaya dalam Proses Interaksi Aktivitas Masyarakat di Kecamatan Kuta Kabupaten Badung. Prosiding SEMSINA, 7–14.

Pujatama, P. (2014). Implementasi Kurikulum 2013 pada Mata Pelajaran IPS di Sekolah Menengah Pertama (Studi pada Sekolah-Sekolah di Kota Semarang). Journal of Educational Social Studies, 3(2).

Putra, A. T. A. (2020). Konsep Pemikiran Ismail Raji Al Faruqi (Dari Tauhid Menuju Integrasi Ilmu Pengetahuan di Lembaga Pendidikan). Zawiyah: Jurnal Pemikiran Islam, 6(1), 20–37.

Sarwono, J. (2013). Mixed Methods Cara Menggabung Riset Kuantitatif dan Riset (I). Kuningan: Elex Media Komputindo.

Setiawan, A., & Sulistiani, I. R. (2019). Pendidikan Nilai, Budaya Dan Karakter Dalam Pembelajaran Matematika Dasar Pada Sd/Mi. Elementeris : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Islam, 1(1), 41. https://doi.org/10.33474/elementeris.v1i1.2767

Setyowati, R., & Fimansyah, W. (2018). Upaya Peningkatan Citra Pembelajaran IPS Bermakna di Indonesia. Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia, 3(1), 14–17.

Subiyakto, B., & Mutiani, M. (2019). Internalisasi Nilai Pendidikan Melalui Aktivitas Masyarakat Sebagai Sumber Belajar Ilmu Pengetahuan Sosial. Khazanah: Jurnal Studi Islam Dan Humaniora, 17(1), 137. https://doi.org/10.18592/khazanah.v17i1.2885

Suci, D. L., Ahzan, S., & Pangga, D. (2018). Pengembangan Lembar Kerja Siswa (LKS) Fisika Berbasis Gambar Materi Getaran dan Gelombang. Jurnal Penelitian Dan Pengkajian Ilmu Pendidikan: E-Saintika, 1(2), 94. https://doi.org/10.36312/e-saintika.v1i2.108

Suluh, M. (2018). Artikel Penelitian / Article Reviu Perspektif Pendidikan Nasional. Jurnal Penelitian Dan Pengkajian Ilmu Pendidikan: E-Saintika, 2(1), 1–9.

Suradi, A. (2018). Pendidikan Berbasis Multikultural dalam Pelestarian Kebudayaan Lokal Nusantara di Era Globalisasi. Wahana Akademika: Jurnal Studi Islam Dan Sosial, 5(1), 111–130.

Suyitno, I. (2012). Pengembangan Pendidikan Karakter Dan Budaya Bangsa Berwawasan Kearifan Lokal. Jurnal Pendidikan Karakter, 0(1), 1–13. https://doi.org/10.21831/jpk.v0i1.1307

Towaf, Siti Malikhah. 2014. “Pendidikan Karakter Pada Matapelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial.” Jurnal Ilmu Pendidikan 20(1).

Wahyudi, D. (2011). Pembelajaran IPS Berbasis Kecerdasan Intrapersonal Interpersonal dan Eksistensial. 1, 33–45.

Warung, Y. E. (2018). Online Shop: Ruang Sosialisasi Diri dan Eksploitasi Konsumtif Masyarakat Milenial. PROLITERA: Jurnal Penelitian Pendidikan, Bahasa, Sastra, Dan Budaya, 1(1), 71–76.

Wekke, Ismail Suardi. 2015. “Tradisi Pesantren Dalam Konstruksi Kurikulum Bahasa Arab Di Lembaga Pendidikan Minoritas Muslim Papua Barat.” KARSA: Journal of Social and Islamic Culture 22(1):20–38.

Widiastuti, E. H. (2017). Pemanfaatan Lingkungan Sebagai Sumber Pembelajaran Mata Pelajaran Ips. Satya Widya, 33(1), 29. https://doi.org/10.24246/j.sw.2017.v33.i1.p29-36

Yuristia, A. (2018). Pendidikan Sebagai Transformasi Kebudayaan. Jurnal Ilmu Sosial Dan Budaya, 2(1)


Article Metrics

 Abstract Views : 405 times
 PDF Downloaded : 14 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.