Inovasi Metode dan Media dalam Pembelajaran Seni Di Sekolah

Arnita Arnita(1),
(1) Guru SMP Negeri 3 Kecamatan Payakumbuh, Kab. Lima Puluh Kota, Indonesia  Indonesia

Corresponding Author


DOI : https://doi.org/10.29210/114800

Full Text:    Language : en

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metode dan media pembelajaran yang dapat digunakan guru dalam pembelajaran seni budaya. Penelitian ini berisi tentang paparan studi kepustakaan. Selain itu, studi kepustakaan tersebut memuat konsep-konsep mengenai hakikat seni, karya seni, pembelajaran seni, fungsi dan kedudukan pembelajaran seni budaya, serta inovasi dan media pembelajaran seni budaya di sekolah. Berdasarkan konsep tersebut, dapat dipahami bahwa guru dapat memilih beberapa alternatif metode dan media yang tepat dalam pembelajaran seni budaya di sekolah, seperti: ceramah, diskusi, demonstrasi, latihan, pemecahan masalah, teman sejawat, karya wisata, dan lainnya serta beberapa media inovatif, seperti: media berbasis cetakan, media gambar, media audio, visual, media audiovisual, dan media berbasis manusia.


Keywords


pembelajaran seni, inovasi, metode, media

References


Anas, Banarul.2000. Refleksi Seni Rupa. Jakarta: Balai Pustaka.

Aritonang, K. T. (2008). Minat dan motivasi dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Jurnal Pendidikan Penabur, 7(10), 11-21.

Astuti, W. W., Sukardi, F. S. F., & Partono, P. (2012). Pengaruh Motivasi Belajar dan Metode Pembelajaran terhadap Hasil Belajar IPS Terpadu Kelas VIII SMP PGRI 16 Brangsong Kabupaten Kendal. Economic Education Analysis Journal, 1(2).

Bastian, I. 2006. Akuntansi Pendidikan. Jakarta: Erlangga.

Bastomi, S .1982. Seni Rupa Indonesia. Semarang: IKIP Semarang.

Darmawan, A. 1988. Kajian Seni Budaya Nusantara. Jakarta: Hasta Karya.

Darsono, S, K. 2004. Seni Rupa Modern. Bandung: Rekayasa Sains.

Dasar, p. G. S. (2008). Metode pembelajaran.

Departemen Pendidikan Nasional. 2004. Pedoman Diagnostik Potensi Peserta Didik.

Depdiknas. 2006. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.

Effendi, L. A. (2012). Pembelajaran matematika dengan metode penemuan terbimbing untuk meningkatkan kemampuan representasi dan pemecahan masalah matematis siswa SMP. Jurnal Penelitian Pendidikan, 13(2).

Handhika, J. (2010). PEMBELAJARAN FISIKA MELALUI INKUIRI TERBIMBING DENGAN METODE EKSPERIMEN DAN DEMONSTRASI DITINJAU DARI AKTIVITAS DAN PERHATIAN MAHASISWA1. Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika, 1(1/april).

Ismiyanto. 2009. “Pembelajaran Seni Rupa.” Handout. Semarang: Jurusan Seni Rupa FBS Universitas Negeri Semarang.

Ismiyanto. 2010. “Metode Penelitian.” Buku Ajar. Semarang: Jurusan Seni Rupa Fakultas Bahasa dan Seni UNNES.

Jazuli. 2008. Paradigma Kontekstual Pendidikan Seni. Semarang: Unesa University Press.

Kontekstual, M. P. P. (2011). Penelitian tindakan kelas.

Lepiyanto, A. (2011). Membangun karakter siswa dalam pembelajaran biologi. BIOEDUKASI (Jurnal Pendidikan Biologi), 2(1).

Nashar, N. (2015). Pengaruh Metode Pembelajaran dan Kemampuan Berpikir Kritis Terhadap Hasil Belajar Sejarah Siswa. Jurnal Candrasangkala Pendidikan Sejarah, 1(1), 18-23.

Nurseto, T. (2012). Membuat media pembelajaran yang menarik. Jurnal Ekonomi & Pendidikan, 8(1).

Pendidikan, B. S. N. (2007). Standar Proses untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah. Badan Standar Nasional Pendidikan.

Rondhi, Moh. 2002. “Tinjauan Seni Rupa 1.” Buku Ajar. Semarang: Jurusan Seni Rupa Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Semarang.

Sahman, H.1993. Mengenal Dunia Seni Rupa: Tentang Seni, Karya Seni, Aktifitas Kreatif, Apresiasi, Kritik, dan Estetika. Semarang: IKIP Semarang Press.

Sobandi, B. 2008. Karakteristik Lukisan/Gambar Anak. Solo: Maulana Offset.

Sudarmaji. 1979. Dasar-dasar Kritik Seni Rupa. Yogyakarya: ASTRIM.

Sudrajat, A. (2008). Pengertian pendekatan, strategi, metode, teknik, taktik, dan model pembelajaran. Online)(http://smacepiring. wordpress. com).

Suharto, S. (2007). Pengembangan Materi dan Kegiatan Pembelajarannya dalam Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Bidang Seni Musik. Harmonia: Journal Of Arts Research And Education, 8(3).

Syafi’i. 2006. “Konsep dan Model Pembelajaran Seni Rupa.” Handout. Semarang: Jurusan Seni Rupa FBS Universitas Negeri Semarang.

Syarifudin. 2012. Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat. Medan: Perdana Publishing.

The Liang Gie.1976. Garis Besar Estetika (Filsafat Keindahan). Yogyakarta: Pusat Ilmu Berguna.

Prawira, Nanda Ganang. (2000). Pendekatan dan Metode Pembelajaran Seni Rupa. Malang.

Rahman, R., & Maarif, S. (2014). Pengaruh Penggunaan Metode Discovery terhadap Kemampuan Analogi Matematis Siswa SMK Al-Ikhsan Pamarican Kabupaten Ciamis Jawa Barat. Infinity Journal, 3(1), 33-58.

Rohidi, T.R. (2000). Kesenian dalam Pendekatan Kebudayaan. Bandung : STSI Bandung.

Salam, S. (2002). Paradigma dan Masalah Pendidikan Seni. Universitas Negeri Semarang. Semarang.

Simamora, Roymond H. (2009). Buku Ajar Pendidikan Dalam Keperawatan. Jakarta : EGC

Sulikah. (2012). http://sulikah26.blogspot.co.id/2012/07/seni-sebagai-media-pendidikan_22.html. (Diakses: 6 November 2015).


Article Metrics

 Abstract Views : 1785 times
 PDF Downloaded : 139 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.