The PDF file you selected should load here if your Web browser has a PDF reader plug-in installed (for example, a recent version of Adobe Acrobat Reader).

If you would like more information about how to print, save, and work with PDFs, Highwire Press provides a helpful Frequently Asked Questions about PDFs.

Alternatively, you can download the PDF file directly to your computer, from where it can be opened using a PDF reader. To download the PDF, click the Download link above.

Fullscreen Fullscreen Off

Abstract


Proses pembelajaran merupakan suatu kegiatan kurikulum dalam lembaga pendidikan sebagai upaya mempengaruhi para peserta didik untuk mencapai tujuan pendidikan yang telah ditetapkan. Tujuan pendidikan itu sendiri pada dasarnya mengantarkan para peserta didik menuju pada perubahan-perubahan tingkah laku baik intelektual, moral, maupun sosial agar dapat hidup mandiri sebagai individu dan makhluk sosial. Akan tetapi berbicara masalah pendidikan, kadangkala dihadapkan pada mata rantai persoalan yang tidak jelas ujung pangkalnya dan dari mana harus memulainya.

Penelitian ini Tujuan penelitian yang dicapai pada hakikatnya adalah menjawab pertanyaan yang dikemukakan pada rumusan masalah, adapun tujuan dari penelitian ini yaitu: Untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam membaca pemahaman melalui metode membaca kritis.

Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas  (classroom action research ) yang akan dilaksanakan  dalam dua siklus. Jenis penelitian tindakan kelas ini dipilih dengan tujuan agar  mampu menawarkan cara baru untuk memperbaiki dan meningkatkan profesionalisme guru dalam kegiatan belajar mengajar dikelas dengan melihat berbagai indikator keberhasilan proses dan hasil belajar”. Selain itu penelitian tindakan kelas ini di anggap mudah karena hanya melalui empat tahapan yaitu perencanaan, aksi, observasi dan refleksi.

Hasil penelitian ini menunjukkan Menumbuhkan atau meningkatkan minat membaca dalam keterampilan berbahasa Indonesia dapat memberikan pengaruh yang positif sehingga siswa merasakan pada dirinya ada perubahan berupa kemajuan dalam belajarnya karena dirinya telah termotivasi sehingga minat membaca meningkat dan bergairah untuk belajar.

Guru memberikan kebebasan kepada siswa untuk menanyakan secara individual tentang apa saja yang belum dipahaminya. Pertanyaan siswa secara individual dijawab oleh guru juga secara indidual. Guru juga memberikan kesempatan kepada siswa untuk berlomba mendapatkan nilai yang terbaik. Beberapa hal yang dicatat pada pertemuan siklus I ini antara lain : Waktu yang dipergunakan mengerjakan pertanyaan belum merata, Kurang telitinya siswa dalam menulis jawaban pertanyaan yang tersedia.


Keywords


Metode Membaca Kritis ; Bahasa Indonesia; SD.